Siapkan Generasi Yang Kuat

#day5 #ramadan1438 #puasa2017

 

Setiap orangtua, menginginkan kesejahteraan bagi anak-anaknya. Segala upaya dilakukan, agar ketika mereka tiada, anak-anak tidak terlantar, cukup sandang, pangan, dan papan. Setiap orangtua, berharap agar dapat meninggalkan generasi yang kuat.Read More »

Advertisements

Segerakan Taubat

#day4 #ramadan1438 #puasa2017

Menunda-nunda pekerjaan adalah perbuatan yang tidak baik. Termasuk menunda permohonan ampunan kepada Sang Maha Kuasa. Ia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. AmpunanNya terbuka luas bagi setiap makhluk yang sungguh-sungguh memintanya. Menyegerakan permohonan ampunan kepadaNya adalah bentuk kesungguhan kita akan hal tersebut.

Surga adalah hadiah yang disediakan Allah bagi hambaNya. Untuk meraihnya, banyak hal yang perlu kita lakukan. Di antaranya, melakukan kebaikan kepada sesama. Bilamana ada kesempatan untuk melakukannya, segerakan, jangan pernah ditunda-tunda.

Ali Imran 133

Maka, jangan pernah menunda memohon ampunan dariNya dan melakukan segala kebaikan untuk meraih surgaNya. Selagi kesempatan itu ada, lakukanlah. Kita tidak pernah tahu, apa yang akan terjadi semenit kemudian dalam hidup.

Selamat berpuasa
Semoga bermanfaat

Amalmu Untukmu

#day3 #ramadan1438 #puasa2017

Setiap kebajikan yang kita lakukan, pahalanya adalah untuk kita. Tidak bisa kita “menghadiahkan” pahala untuk orang lain. Begitu juga dengan keburukan yang kita kerjakan, kitalah yang menanggung dosanya. Maka, tidak ada yang namanya dosa warisan dalam Islam.

aljatsiyah 15

QS. Al-Jatsiyah ayat 15 ini menegaskan bahwa diri kita sendirilah yang menikmati pahala kebaikan yang dilakukan, juga sekaligus bertanggungjawab atas dosa yang diperbuat

Selamat berpuasa

Semoga bermanfaat

Rukuklah Bersama Orang-orang Yang Rukuk

#day2 #ramadan1438 #puasa2017

Rukuk adalah salah satu gerakan dalam salat. Yakni, membungkukkan badan dengan tangan menopang di lutut, membentuk sudut siku-siku. Dalam gerakan ini, dibaca kalimat tasbih, memuji kebesaran Ilahi Rabbi.

Bila dihayati secara lebih mendalam, rukuk bermakna tunduk. Yakni, menundukkan diri di hadapan Sang Maha Kuasa, Allah swt. Ketundukan ini menunjukkan kelemahan makhluk di hadapan Sang Khalik.

albaqarah 43

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 43 ini, Allah memerintahkan kita untuk rukuk (tunduk) kepadaNya bersama orang-orang yang rukuk (tunduk). Artinya bahwa hendaklah kita ikut dalam golongan orang-orang yang senantiasa tunduk kepada perintah Allah, dengan setulus hatinya. Bukan mengikuti golongan orang-orang yang pongah pada aturan Ilahi.

Dengan demikian, tidaklah susah bagi kita menentukan pilihan, dengan siapa kita bermakmum. Kualitas ibadah dan tingkat ketundukannya kepada Allah, dapat menjadi ukuran bagi kita.

Selamat berpuasa

Semoga bermanfaat

Taqwa dan Kebaikan

#day1 #ramadan1438 #puasa2017

Tujuan berpuasa adalah menjadikan diri kita sebagai orang yang bertaqwa, yakni orang yang percaya kepada Allah dan mengindahkan segala aturanNya. Ketaqwaan akan semakin sempurna bila diikuti dengan kebaikan

Kebaikan itu sangat universal. Ia bisa dilakukan oleh siapa saja dan kepada siapa saja. Coba simak hadis berikut :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ غُفِرَ لِامْرَأَةٍ مُومِسَةٍ مَرَّتْ بِكَلْبٍ عَلَى رَأْسِ رَكِيٍّ يَلْهَثُ قَالَ كَادَ يَقْتُلُهُ الْعَطَشُ فَنَزَعَتْ خُفَّهَا فَأَوْثَقَتْهُ بِخِمَارِهَا فَنَزَعَتْ لَهُ مِنْ الْمَاءِ فَغُفِرَ لَهَا بِذَلِكَ

Dari Abu Hurairah ra.: Rasûlullâh saw. bersabda, “Seorang wanita pezina telah mendapatkan ampunan. Dia melewati seekor anjing yang menjulurkan lidahnya dipinggir sumur. Anjing ini hampir saja mati kehausan, (melihat ini) si wanita pelacur itu melepas sepatunya lalu mengikatnya dengan penutup kepalanya lalu dia mengambilkan air untuk anjing tersebut. Dengan sebab perbuatannya itu dia mendapatkan ampunan dari Allâh Azza wa Jalla. (HR. Bukhari)

 IMG_20170527_115750_660

Kebaikan yang dilakukan dengan segala keikhlasan, akan meningkatkan ketaqwaan. Dan Allah senantiasa bersama orang-orang yang bertaqwa dan berbuat baik tersebut.

Semoga bermanfaat

Selamat berpuasa.

 

Jaga Lisan

Para tetua kita, telah mempertuahkan untuk menjaga ucapan. Sebab, luka hati yang ditimbulkan karena ucapan, sungguh tak terperikan. Tidak jarang, pelakunya menuai kehancuran oleh karenanya.

Melalui QS. Albaqarah ayat 263 ini, Allah membandingkan antara perkataan yang baik dengan sedekah. Dimana, perkataan yang baik dan meneduhkan itu dipandang jauh lebih baik ketimbang bersedakah namun sambil memaki. Sedekah, meski sangat dianjurkan, namun jika diberikan dengan disertai ungkapan yang menyakitkan, dianggap tidak ada gunanya.

Albaqarah ayat 263

Ucapan adalah ekspresi dari isi hati dan pikiran. Seseorang yang suka berkata buruk, menandakan kalau isi hati dan pikirannya juga buruk. Demikian pula sebaliknya. Maka, agar bisa berkata yang baik, kita pun mustilah mampu menjaga kebersihan hati dan pikiran.

Ungkapan kuno, “mulutmu harimaumu”, agaknya relevan di sepanjang masa.

 Semoga bermanfaat

 

Sabar dan Salat

Setiap kita, mestilah memiliki masalahnya masing-masing. Selagi nyawa dikandung badan, persoalan akan selalu menghampiri. Itulah dinamika kehidupan.

QS. Albaqarah ayat 45, mengajarkan kepada kita untuk senantiasa meminta pertolongan kepada Allah dalam menghadapi permasalahan hidup. Caranya, dengan terus bersabar dan mendirikan salat. Namun, hanya orang-orang yang khusyu’ lah yang dapat merasakan nikmatnya kesabaran dan salat tersebut.

QS. Al Baqarah ayat 45

Siapakah orang-orang yang khusyu’ itu? QS. Albaqarah ayat 46 menjelaskannya:

ٱلَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلَٰقُوا۟ رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ

“(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”.

Sabar adalah upaya menahan diri dari luapan emosi dan salat adalah wujud penghambaan diri kepada Allah. Kesadaran penuh akan hal ini, membuat setiap persoalan akan terasa ringan, insya Allah.

Semoga bermanfaat